Rabu, 11 Mei 2011

teknik sweap picking

Untuk kesempatan postingan kali ini saya mencoba memberikan gambaran tentang ilmu yang pas berikut ini mengenai bermain melodi,ok kita langsung aja kembali ketopik pembicaraan yaitu mempelajari atau berlatih teknik sweep picking, apakah yang di maksud dengan teknik sweep picking..? jika di artikan ke dalam bahasa indoneisa "tekhnik sweep picking " adalah suatu tehnik permainan gitar yang mana cara memetiknya seperti menyapu, dalam artian menyapu dalam bentuk style (pola) aja.. bukan menyapu sampah bos.... huehueheuhe... jadi cara kerjanya begini, anda memetik senar gitar seperti menyapu dan yang di pakai untuk menyapu adalah pick/ kliper dan yang disapu adalah senar gitar... nah.. udah paham lom... saya jamin pasti belum paham, coz susah banget sih cara menyampaikannya, hiks hiks hiks... tapi saya akan berusaha menyanpaikan dengan sejelas jelasnya. Sweep picking jika di artikan kedalam bahasa indoneisa adalah petikan menyapu... gimana yah,... waduh susah bgd agar bisa memberikan gambaran yang mudah di pahami dan dimengerti bagi pembaca yang lain... seriuss!! pasti bisa.... nah mungkin untuk memperjelasnya kita mereview yang lainya dan berkaitan dengan teknik sweep picking ini, jadi...., tehnik sweep picking ini kebanyakan di maiankan dalam bentuk / style / pola chord atau kunci gitar, nah.. sekarang kita langsung praktek aja kali yah biar mendapatkan gambaran apa itu " teknik sweep picking ". mari kita lihat contoh tehnik sweep picking di bawah ini...

nah mengingat tehnik sweep picking yang kebanyakan menggunakan pola chord, mari kita lihat pola chord di bawah ini, yaitu pola chord balok Em :

E||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--o---|-----|-----|-----|---
B||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--*---|--o--|-----|-----|---
G||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--*---|-----|--o--|-----|---
D||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--*---|-----|--o--|-----|---
A||-----|-----|-----|-----|-----|-----|------|-----|-----|-----|---
E||-----|-----|-----|-----|-----|-----|------|-----|-----|-----|---

nah... sekarang kita lihat seksama pola kord Em di atas, jika di mainkan dalam teknik sweep picking cara memetik sapuannya yaitu petik dari bawah ke atas (jika di mainkan di gitar memetiknya dari atas ke bawah) dan jari tangan kiri yang memegang senar yg membentuk pola chord Em, speed atau kecepatannya harus sama atau sebanding dengan kecepatan jari tangan kanan yang di pakai untuk mensweeping / menyapu petik senar...
untuk lebih jelasnya akan saya kasih gambaran perbedaan antara sweep picking dengan menggenjreng (gonjreng). pada dasarnya sama saja antara sweep picking dengan menggenjreng, cuman... kalo menggonjreng jari tangan kiri yang memegang senar yang membentuk pola chord Em di atas, jari kita hanya diam dan diam membentuk pola chord Em (coba sekarang mainkan pola chord Em diatas dan gonjreng dua kali, yaitu sekali kebawah dan sekali kembali keatas), nah jari tangan kiri anda masih diam dan membentuk pola kord Em kan..?
terus sekarang kalo di mainkan dalam teknik sweep picking, jari tangan kiri kita yang memegang senar yang membentuk pola chord Em jari kita tidak terpaku dan diam dengan pola chord Em tersebut, jadi jari tangan kiri kita bergerak mengikuti petikan jari tangan kanan kita yang membentuk seperti menyapu (sweep) dan inget memetiknya dari atas ke bawah dan kembali ketas lagi (kayak mengginjreng).

Sabtu, 23 April 2011

kisah THE GUN'Z

ketika aku masih SMP, aku bermimpi menjadi bintang dalam dunia musik Indonesia.
Di sekolah inilah, waktu-waktu aku mengenal lebih dalam lagi mengenai teori-teori dan praktek secara langsung bagaimana bermain gitar yang lebih dalam lagi :)
Waktu berlalu di SMP, aku kenal dengan beberapa teman-teman yang kebetulan suka ngeband, akhirnya aku bentuk sebuah band, dengan nama "THE GUN'Z", dengan personal:

* Vokalis: RONI KURNIAWAN
* Gitaris: CUPU
* GItaris: FAISAL AMIN (saya sendiri)
* Bassist: UCON
* Drummer: TU

Disitulah aku mulai belajar banyak, terutama dari browsing di internet.kalian bisa ngulik di alamat ini
Di band SMP – ku inilah aku mulai merasakan perkembangan-perkembangan dalam bermain gitar, yang dulunya bermain gitar dengan penuh nafsu berangsur-angsur aku bisa mulai bermain dengan relax dan tahu bahwa bermain gitar itu dengan kita merasakan bukan hanya melakukan.
Lalu aku mencari studio-studio untuk mengembangkan baktku ini, akhirnya aku menemukan sebuah studio di puring city , namanya Thunb Drive Studio.
Wah ternyata aku ngga salah tempat, selain tempatnya asik, instrument-nya juga bagus.
Pertama kali aku dateng, serasa semakin menggebu saja perasaan untuk bermain gitar.Hehehehehe
Alhamdulillah, meskipun hanya main untuk kalangan diri sendiri dan belajar secara otodidak, aku cukup mahir di banding temanku. semoga aku bisa jadi guitaris ternama. bisa ngalahin mechael angelo.
ini sedikit gambar tentang personil"THE GUN'Z"

maaf banget sang vokalis lagi belajar jadi ga sempet gabung, wat foto bareng. hehehehehe.

wis sit lah. aku arep manggung

asal mulane gitar

Banyak orang yang bisa memainkan gitar, namun sedikit yang mengetahui sejarahnya. Berikut kita akan melihat sekilas sejarah gitar dari masa ke masa. Sebenarnya sejarah gitar sangat panjang, namun mengingat ruang yang terbatas, wacana ini akan meninjau secara garis besar saja.

Pertama-tama: Dari Babilonia hingga Senar Enam

Sejarah gitar dipercaya dimulai di wilayah Timur Dekat. Di antara puing-puing yang di temukan di Babilonia, yang paling relevan adalah gitar yang dibuat pada 1900-1800 SM. Dari masa itu, hingga tahun 1650, gitar mengalami evolusi yang begitu rumit dan beraneka ragam. Begitu banyak jenis dan masing-masing memiliki nama yang berbeda.

Beberapa kalangan berpendapat lain, menganggap gitar justru berasal dari negara Spanyol karena alat musik gitar mirip sama alat musik Spanyol yang bernama Vihuela yang beredar pada awal abad ke-16. Alat baru ini (gitar) mempunyai cara pembuatan yang sama dengan alat musik ukulele. Gitar pertama kali yang dibuat sebenarnya berukuran sangat kecil dan juga hanya memiliki empat dawai, seperti ukulele.

Pada masa klasik banyak terdapat publikasi yang dilakukan oleh para pembuat lagu dan juga para pemusik. Seperti Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi, Fernando Caulli, dan masih banyak para pencipta yang mengembangakan metode bermain gitar yang akhirnya menjadi permainan yang umum dan dapat diterima.

Instrumen yang penting kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick.

Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.
Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar.

Ada pula Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana.

Masih banyak jenis gitar lainnya yang terus berkembang. Gitar seperti yang kita kenal sekarang, yaitu bersenam enam, baru muncul sekitar tahun 1750. Dan selama sekitar 90 tahun berikutnya (hingga tahun 1840), gitar senar enam ini cukup pesat berkembang di Spanyol.

Masuknya Gitar di Indonesia

Penjajahan, selain menyisakan catatan kepedihan, juga seni. Salah satunya adalah dibawanya gitar oleh orang-orang Purtugis di sekitar abad ke-17.
Pada waktu itu sejumlah tawanan asal Portugis di Malaka dimukimkan oleh Belanda di kawasan berawa-rawa di Jakarta Utara, di sebuah kampung Tugu. Agar mereka tidak bosan, mereka menghibur diri dengan bermain musik. Nah, musik yang mereka gunakan saat itu adalah gitar. Konon, dari hasil pengenalan rakyat terhadap alat musik itu, lahirlah beberapa alat musik petik yang dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu keroncong.

Ada 3 jenis gitar yang dimainkan para tawanan saat itu, yaitu :

1. Gitar Monica, yang terdiri dari 3 dawai
2. Gitar Rorenga, yang terdiri dari 4 dawai
3. Gitar Jitera, yang terdiri dari 5 dawai.

Dua abad kemudian gitar dan keroncong menjadi populer di kalangan bangsawan dan kemudian menyebar ke pelosok tanah air.

Gitar Elektrik

Di zaman modern, orang mulai mengenal gitar yang memanfaatkan sumber daya listrik. Bunyi yang dihasilkanya berbeda dengan bunyi gitar klasik.Gitar listrik pertama kali dibuat pada 1932 oleh Adolphus Rickenbacker. Gitar ini mengambil bentuk rancangan gitar Spanyol tradisional.

Setelah itu, perkembangannya terus berlanjut. Ide yang mempercepat perkembangannya diawali dari sering diadakannya konser-konser dengan jumlah penonton yang banyak; sehingga jikalau tanpa bantuan sound system, suaranya tak terdengar, apalagi bila penonton berteriak-teriak riuh.

Produsen gitar bermunculan di mana-mana. Dua yang terkenal adalah Fender dan Ibanez. Selain itu, media-media juga mempublikasikan pemain-pemain gitar hebat melalui mejalah bergengsi seperti Guitar Player. Kini, komponen-komponen pada gitar listrik, seperti bridge/tremolo, pick-up, juga senar, bahkan diproduksi terpisah dari produser gitar.

Ada pula hal-hal yang nyentrik dalam perkembangan gitar seperti gitar bersenar tujuh yang dipopulerkan oleh Steve Vai di tahun 1989. Ide ini datang saat ia bergabung dengan David Lee Roth Band pada tahun 1985, menggarap album Crazy from the Heat. Ia memutuskan demikian karena sang bassis, Billy Sheehan, sering menyetel bassnya dengan formasi lain bernama Drop D Tuning (dari atas ke bawah: D-A-D-G, umumnya E-A-D-G). Bekerjasama dengan Ibanez tahun 1987, akhirnya lahirlah gitar pertama bersenar tujuh, dengan dawai teratas, alias ketujuh, bernada B. Gitar ini dinamakan The Universe-7 String. Vai juga memiliki gitar dengan neck yang berlawanan (menghadap ke kiri dan kanan), untuk membuktikan kemampuannya bermain kidal.

Sementara itu, Eddie van Halen, menjadi pelopor dalam penggunaan whammy bar up-down yang kemudian dikenal sebagai Floyd Rose tremolo/bridge. Inovasi ini lengkap dengan pengunci senar pada bagian nut gitar. Sistem ini dikenal sebagai locking nut tremolo system.

Eddie mengembangkan sistem tremolo yang sudah ada sebelumnya. Yaitu tremolo yang hanya bisa ditekan down atau turun (menghasilkan nada yang lebih rendah). Sistem lama ini dikembangkan oleh pabrik Fender dan terpasang sebagai perlengkapan standar pada model Stratocaster. Inovasi ini terpikir olehnya pada sekitar tahun 1976. Saat itu para gitaris hebat seperti Ritchie Blackmore dan Jimmy Page sering mengalami masalah pada tuning gitar mereka. Karena mereka sering mem-bending senar terlalu banyak untuk menghasilkan suara yang 1½ nada lebih tinggi. Akibatnya senar jadi kendor dan tentunya nadanya juga jadi fals. Dengan locking nut tremolo system, senar dikunci di bagian nut gitar agar tidak bergeser ketegangannya.

Sedikit tambahan, pada tahun 1991 juga pernah dibuat gitar yang paling besar di Amerika Serikat, tepatnya di Indiana. Bayangkan, panjangnya sampai11 meter, hampir sama panjang dengan dua buah mobil limosin! Gitar ini membutuhkan 6 orang untuk memainkannya.

saiprit tentang arpegio

Teknik Gitar Sweeping/Arpeggio

dtabarpeggio

minorarptab


Berikut ini penjelasan sedikit deskripsi tentang teknik arpeggio/sweeping pada gitar, silakan dicoba yak, teknik ini memang teknik tinggi pada gitar, dan sangat sulit dipelajari, karena kita harus sering-sering melakukan latihan.

Apakah arpeggio ?

arpeggio adalah notasi sempurna dari sebuah chord yang dipetik secara bergantian, sebenarnya bukan hal yang rumit, karena jika anda mainkan pada sebuah gitar akustik kemudia anda mainkan chord sempurna ato banyak org selalu dan biasa menyebutnya dengan kata chord balok ato not balok kemudian anda strum ato petik, maka hal itu sama dengan arpeggio….

pada gitar listrik sendiri apalagi pada musik neoklasikal banyak menerapkan arpeggio, karena mereka memang banyak mengambil dari notasi pada biola, seperti contohnya yngwie mamlsteen, jason becker, impelliteri, dkk

|———————–7(turun)–12(naik)p7——————|
|——————–8(turun)—————-8(naik)—————|
|—————–9(turun)———————-9(naik)———–
|————–9(turun)—————————-9(naik)———
|7(turun)–10(naik)————————————10(naik)–7(turun)–|
|——————————————————————
tulisan naik-turun dalam kurung adalah contoh dari pergerakan pick.

ini salah satu contoh arpeggio dari not e minor dan ternyata not dari arpeggio e minor tersebut sama dengan chord e minor, dimana arpeggio ini cara memetiknya dilakukan dengan gerakan sapuan (sweep), kecuali jika ada 2 not dalam satu senar maka memetiknya tetap dengan cara alternate yaitu naik-turun, dalam memetik arpeggio ini sebaiknya dilakukan perlahan dulu, dan yang paling penting adalah not satu dengan yang lainnya harganya harus sama, jangan not satu lebih cepat kemudian not lainnya lebih lambat.

dan sweep adalah bagian dari arpeggio, biasanya yang dipetik adalah 3 senar bawah dari arpeggio.

Senin, 07 Februari 2011

guitar teknik

Mungkin beberapa dari loe bisa bermain alat musik gitar dengan cara otodidak, bagi loe yang belajar sendiri alat musik ini, tentu masih terasa asing dengan istilah teknis dalam tablature yang digunakan alat musik ini.
Agar loe mudah dan cepat memahaminya, berikut beberapa Istilah teknis gitar yang dideskripsikan pada tablature :
# pull off : tempatkan jari bersamaan pada not-not yang akan dibunyikan. Petik not awal, tarik jari pertama anda(yang memetik not awal) untuk membunyikan not berikutnya
# slide : petik not awal, geser jari pada not berikutnya (lebih rendah atau tinggi). Ada dua slide disini, pertama: tanpa memetik not berikutnya (sekali petik 2 not), kedua: dengan memetik not berikutnya (dua petik, 2 not)
# pick slide : bunyikan not dengan memakai sisi pick, sehingga muncul suara gerit/seret(scratch)
# tapping : dengan ujung jari telunjuk atau tengah ketuklah not yang ingin dibunyikan pada fretboard
# trill : selang-seling dengan cepat antara not awal dan kedua memakai hammer on dan pull off
# bend : tekan kuat jari kiri pada fretboard kemudian naikkan jari anda hingga nada yang dihasilkan menjadi naik
# bend and release : petik, bending hingga nadanya naik 1/2 atau 1, kemudian balik lagi ke nada awalnya
# pre bend : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, baru dipetik
# pre bend and release : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, petik, bending lagi hingga bunyinya balik ke not awal
# unison bend : bending dua buah not bersamaan
# vibrato : efek getar, dengan bending, getarkan senar dengan bending naik turun secara cepat, bisa dengan tangan kiri atau memakai tremolo/whammy bar
# wide atau exaggerated vibrato : bending naik turun lebih kuat lagi dari vibrato biasa
# natural harmonic : bunyikan not dengan menyentil(menyentuh ringan) dengan jari kiri hingga berbunyi seperti lonceng “ting”
# artificial harmonic : bunyikan not dengan seperti biasa, cuman pada picking tangan kanan iringi dengan sisi jempol, atau pucuk jari telunjuk, dengan volume atau tingkat efek distorsi tinggi akan menghasilkan bunyi decit harmonic
# tremolo bar : memakai tremolo/whammy bar, turunkan not pada tablature sejauh yang ditunjukkan, terus balikkan lagi ke not awalnya
# palm muting : diamkan not yang bersuara dengan telapak tangan kanan(bagi left handed guitarist)/kiri(bagi right handed guitarist)
# muffled strings : letakkan jari dengan tanpa menekan terlalu kuat pada fretboard sehingga menghasilkan sound percussive

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More