Selasa, 16 Agustus 2011

Dolly Parton Pengen Tutup Usia di Atas Panggung

Meski usianya telah menginjak 65 tahun namun Dolly Parton sepertinya masih belum ingin pensiun. Malahan, penyanyi country legendaris ini berharap ia bisa tutup usia di atas panggung walaupun ia tak berharap itu cepat-cepat terjadi. Nyatanya, sampai sekarang pun Dolly Parton masih tetap berkarya meski tak seproduktif dulu lagi.

"Saya berencana meninggal di atas panggung suatu hari nanti, but not yet," ungkap penyanyi bernama lengkap Dolly Rebecca Parton ini. Sebagai bukti, tahun in Dolly masih melepas satu album berjudul BETTER DAY yang berisi 12 lagu termasuk single berjudul Together You and I. Album ini dilansir tanggal 28 Juni lalu via Dolly Records.

Ke depannya, Dolly Parton berharap bisa berkolaborasi dengan musisi lain, bahkan lintas genre. "I'd love to sing on one of her records," ungkap ratu musik country mengungkapkan keinginannya berduet dengan Lady GaGa. Kenapa Lady GaGa? Ternyata Dolly Parton seolah melihat dirinya saat masih muda dalam diri Lady GaGa.

Baim



Bisa cerita proses pembuatan album “Chaotic Gemini”? Sejak kapan Anda mengumpulkan materinya dan apakah ini termasuk album impian Anda?

Proyek solo gitar ini sebenarnya sudah lama. Siapa sih pemain gitar yang ggak pengen punya album solo? Apalagi karena dia juga dengerin pemain gitar solo luar negeri. Jadi, ini memang proyek impian yang akhirnya bisa saya wujudkan sekarang. Lagunya sendiri selain kebanyakan saya buat baru-baru ini, ada juga yang sudah dibuat awal 2000an. Pokoknya album gitar ini sudah saya set dari dulu.

Berbicara soal materi lama, “Kau Milikku” adalah single jagoan yang Anda buat tahun 2004. Mengapa Anda masukkan di album ini padahal lagu tersebut bukan instrumental?

Saya sebenarnya diminta untuk membuat album solo lagi, dalam arti nyanyi. Tapi passion saya lagi di The Dance Company dan pengen buat yang lain. Saya lagi nggak mood nyanyi sendiri. Akhirnya sama pihak label diakalin supaya lagu itu tetap match dengan album gitar saya ini. Jadilah diaransemen ulang lebih rock. Tapi syaratnya, saya tetap nggak mau nyanyi, saya pengen main gitar. Saya pengen jadi Santana-nya deh…dan ini memang proyek lama saya.

Kenapa baru bisa diwujudkan sekarang?

Pertama masalah waktu. Kedua saya nggak ketemu label yang se’gila’ Nagaswara. Di label-label yang dulu, mereka nggak berani ngeluarin album gitar. Kalau kita nggak punya modal yang kuat sendiri mereka nggak berani investasi di situ

Nggak coba jalankan di jalur indie?

Terus terang saya belum kuat kalau indie karena itu harus punya tim yang solid. Jadi, nanti aja deh... Tapi untung saja sekarang ada yang dukung.

Di lagu “Surfing With My Dad” Anda melibatkan ayah Anda. Bisa ceritakan?

Ayah saya itu pemain gitar The Step, band jaman Idris Sardi (pemain biola legendaris Indonesia) dulu. Di album Ada Band kedua dia sempat ngisi gitar dan dengan keterlibatan dia kembali di album saya setelah 10 tahun itu merupakan kebanggaan buat saya. Jujur saja, saya bisa main gitar karena dia, makanya saya bikin lagu “Surfing With My Dad” dan dibawain bareng dia.

Apakah judul lagu ini terinspirasi “Surfing With The Alien”-nya Joe Satriani?

Hahaha... nggak. Kebetulan saja sama, itu lagu beda banget kok!

Selain ayah, Anda juga mengundang Dewa Budjana untuk berkolaborasi di lagu “Chaotic Human Alien” dan “My Only God”. Apa pertimbangannya? Kenapa harus Budjana?

Nggak tahu kenapa saya ngefans banget sama permainan Budjana. Dia itu lain dari yang lain. Harmonisasinya juga agak aneh. Dulu di Ada Band, dia juga sering bantu, banyak ngasih wejangan. Udah gitu orangnya humble. Sepuluh tahun lalu saya bilang sama dia kalau saya nanti bikin album gitar saya ingin dia ngisi. Dan sekarang terwujud. Alhamdulillah...

Proposal Kurt Cobain Bridge Ditolak



Penduduk dari kota asal Kurt Cobain Aberdeen, WA, tampak mulai lelah dengan memorial dari pentolan Nirvana tersebut.

Diusulkan bahwa Young Street Bridge, tempat dimana Cobain kadang-kadang tidur dan juga jembatan tersebut terpadat pada lirik "Something In The Way", akan diubah namanya menjadi Kurt Cobain Bridge.

Sayangnya Spinner melaporkan bahwa Dewan Kota memilih untuk menolak proposal tersebut dengan ratio vote sebesar 10:1, dengan delapan voters yang hadir pada saat rapat, menyambut baik keputusan tersebut. Dewan Kota sadar bahwa jembatan tersebut akan dinamai musisi yang bermasalah dengan narkoba.

Akan tetapi ini bukan kekalahan total bagi para fans Cobain. Ada sebidang tanah yang dinamai Cobain Landing, dan 17 tahun perayaan kematiannya pada bulan April dilaporkan diabadikan di stang gitar Fender Jag.

Ada beberapa sumbangan kecil dari vokalis sekaligus gitaris tersebut di seluruh kota, kalimat "Come As You Are" tampak di struk tagihan air warga.(kad/ugc)

Coldplay Sabet Pengharggan Sebagai Songwritter Terbaik Versi ASCAP



Coldplay dan Taio Cruz berhasil memenangkan kontes penggubah lagu.

Organisasi perkumpulan penggubah lagu, dan penerbit (The American Society of Composers, Authors and Publishers ASCAP), menahbiskan "Viva La Vida" sebagai lagu terbaik sepanjang tahun. Coldplay juga mendapatkan penghargaan sebagai Songwritters of the Year, dikarenakan mengumpulkan royalti yang sangat banyak di Amerika.

Cold Play menerima penghargaan ini dengan diwakilkan pesan videonya, dikarenakan mereka sedang mengerjakan album kelimanya saat ini.

Salah satu personelnya Chris Martin berkata "Kami ada di studio, sedang memcoba untuk berkonsentrasi."

Taio Cruz sendiri mendapatkan Vanguard Award untuk album pertamanya "Departure" dan Scouting For Girls memenangkan US College Award untuk albumnya "Everybody Wants To Be On-TV".

Berbicara tentang acara penghargaan tersebut, pentolan Scouting For Girls Roy Stride berkata bahwa malam tersebut "Adalah malam yang penuh inspirasi."

Pemenang yang lain termasuk Imogen Heap, yang juga tampil di event tersebut dan mendapatkan penghargaan sebagai penggubah lagu juga, juga Al "Shux" Shuckburgh, yang bekerja sama menulis lagu bersama Jay-Z "Empire State Of Mind", personel Human League Jo Callis mendapatkan penghargaan untuk lagu "Don't You Want Me" dan Pete Burns dan Stephen Coy dari Dead Or Alive untuk lagu "Right Round".

Berikut daftar lengkap penerima ASCAP awards 2010

Songwriters of the year - Coldplay
Song of the Year - "Viva La Vida", Coldplay
Publisher of the Year - Universal Music Publishing
ASCAP Vanguard Award - "Depature", Taio Cruz
ASCAP College Award - "Everybody Wants To Be On TV", Scouting For Girls(kad/ugc)

Album Baru Coldplay `Mylo Xyloto`



Coldplay memastikan album kelima mereka akan berjudul 'Mylo Xyloto' dan akan dirilis ke pasar pada 24 Oktober 2011.

Album tersebut diproduseri oleh Markus Dravs, Daniel Green dan Rik Simpson dengan dibantu juga oleh Brian Eno.

Rencananya album tersebut akan dirilis dalam bentuk digital dan juga CD, serta juga dalam bentuk special limited edition, yang didalamnya akan berisi cover graffiti yang didesain oleh David A Carter, vinyl dan CD akan berisi tanda tangan dan juga diari personal Coldplay selama di studio.

Coldplay juga telah memastikan bahwa album 'Mylo Xyloto' akan berisi singel baru 'Paradise' yang akan dirilis pada 12 September.

Coldplay belum merilis daftar lengkap lagu di album barunya, juga belum dapat dipastikan apakah lagu 'Every Teardrop Is A Waterfall' yang sudah dimainkan dalam beberapa show akan masuk ke album baru tersebut.(kad/ugc)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More